Sabtu, 28 Januari 2012

Sejarah Singkat Transportasi Air, Darat dan Udara (Bima Hardi A)

Transportasi atau perangkutan adalah perpindahandari suatu tempat ke tempat lain dengan menggunakan alat pengangkutan, baik yang digerakkan oleh tenaga manusia, hewan (kuda, sapi, kerbau), atau mesin. Konsep transportasi didasarkan pada adanya perjalanan(trip) antara asal (origin) dan tujuan (destination).Perjalanan adalah pergerakan orang dan barang antara dua tempat kegiatan yang terpisah untuk melakukan kegiatan perorangan atau kelompok dalam masyarakat. Perjalanan dilakukan melalui suatu lintasan tertentu yang menghubungkan asal dan tujuan, menggunakan alat angkut atau kendaraan dengan kecepatan tertentu. Jadi perjalanan adalah proses perpindahan dari satu tempat ke tempat yang lain.
1. Sejarah Singkat Transportasi Darat
Manusia mengawali pemindahan barang dengan menggunakan tangan dan punggungnya. Akibat keterbatasan kapasitas angkut dan jarak tempuh manusia mulai memanfaatkan hewan sebagai alat transporatsi, sehingga produktivitas, jarak tempuh dan kecepatan semakin meningkat.
Dengan teknologi sederhana dikembangkan roda dan selanjutnya dihasilkan sebagai ukuran dan tipe kereta. Sejalan dengan perkembangan dunia otomotif, mesin dan informatika, manusia berhasil memanfaatkan sumber daya alam untuk menciptakan berbagai jenis dan ukuran kendaraan.
2. Sejarah Singkat Transportasi Air
Sebelum mampu memanfaatkan tenaga angin, rakit atau perahu merupakan pilihan utama untuk angkutan barang atau penumpang di air. Dengan didukung perkembangan teknologi mesin, otomotif dan elektronika, manusia akhirnya setahap demi setahap berhasil mengatasi keterbatasan kapasitas angkut penumpang dan barang, jarak tempuh dan kecepatan dengan menciptakan perahu bermotor, kapal laut dengan berbagai jenis, fungsi dan ukuran. Teknologi penggeraknya pun berkembang, yang awalnya hanya dari kayu yang berfungsi sebagai dayung, sekarang menjadi turbin dan motor diesel.
3. Sejarah Singkat Transportasi Udara
Pemanfaatn burung merpati sebagai sarana transportasi informasi antar wilayah, bahkan antar benua, cukup untuk mengatasi kebutuhan kecepatan pergerakan informasi namun terbatas pada kapasitas angkut barang.
Belajar dari kemampuan alamiah tersebut, perkembangan teknologi otomotif, elektronik, mekanika di dalam usaha perwujudan suatu bentu teknologi yang cepat dan nyaman memindahkan penumpang dan barang dalam jumlah yang lebih banyak ke tempat yang jauh. Pesawat terbang, helikopter, hidrofoil dan jenis – jenis angkutan udara lainnya merupakan bukti hasil kerja keras manusia, bahkan kini manusia mencapai luar angkasa. Teknologi pergerakan dalam hal ini berkembang yang awalnya dari motor bakar, turbin, jet hingga roket.
Perkembangan teknologi transportasi itu sendiri mendapat dukungan besar dari bidang teknologi lainnyaseperti informatika, elektronika, mekanika dan kesemuanya terlihat semakin sedikit penggunaan tenaga penggerak alamiah, tetapi hampir setiap teknologi, penggunaan automatisasi telah diterapkan secara merata. Jadi dalam perkembangan ini, manusia menjadi operator, supervisor dalam usaha produktivitas barang, suatu indikasi yang menjukkan keberhasilan perkembangan teknologi tersebut.
Hasil pengembangan teknologi informasi tersebut antara lain disebutkan dalam contoh – contoh berikut : Dulu kereta api menggunakan batu bara, kini telah menggunakan diesel dan elektrik, perahu yang memakai dayung sekarang memakai turbin, dulu sepeda yang memakai tenaga manusia untuk mengayuh pedal, kini tinggal tarik gas.
Dari penjelasan perkembangan sarana transportasi diatas, kita bisa menarik kesimpulan bahwa perkembangan hanya terjadi di satu jalur, maksudnya untuk transportasi darat, perkembangannya hanya mengarah ke darat juga akhirnya. Tidak sampai dari transportasi darat mampu menerobos jarak yang terbentang ke transportasi air ataupun udara.  Namun di masa dengan semakin canggihnya ilmu pengetahuan di bidang informatika, otomotif, elektronika dan mekanika manusia telah berhasil menciptakan sarana transportasi darat yang juga mampu hidup atau digunakan di dalam atau diatas air. Jadi, transportasi darat berguna juga sebagai transportasi air, begitu juga dengan sebailknya. Contohnya adalah Hovercraft (Air ke Darat), sQuba (Darat ke Air).
Hovercraft
Hovercraft
Hovercraft adalah suatu kendaraan yang berjalan diatas bantalan udara (air cushion). Bantalan udara tersebut ditimbulkan dengan cara meniupkan udara ke ruang bawah hovercraft (plenum chamber) melalui skir (sekat yang lentur) sehingga tekanan udara didalam plenum chamber lebih tinggi daripada tekanan udara luar sehingga timbul gaya angkat. Untuk menggerakkan hovercraft, digunakan gaya dorong yang diperoleh dari propeller seperti pada pesawat udara. Gambar 1 berikut, menunjukkan prinsip kerja hovercraft. Gaya angkat hovercraft bekerja pada penampang yang luas, sehingga tekanan terhadap tanah atau air (ground pressure) yang ditimbulkan tidak besar. Dengan demikian kendaraan ini dapat berjalan diatas lumpur, air maupun daratan dengan membawa beban yang cukup berat. Karena tidak adanya kontak langsung antara hovercraft dan daratan (air), maka hambatan yang terjadi kecil sehingga hovercraft dapat melaju dengan kecepatan tinggi.

sQuba
sQuba adalah mobil listrik pertama yang dapat berjalan bahkan menyelam di dalam air (sampai kedalaman 10 meter). Mobil sport ini pertama kali dipamerkan di Geneva Motor Show (March 6th – 16th, 2008). Sang pembuat, Frank M. Rinderknecht (52), Boss Rinspeed, memang terkenal atas keahliannya dalam kreasi otomotif. Dia terinsiprasi film James Bond “The Spy Who Loved Me” akan mobil yang bisa berjalan di darat maupun di air. Baginya, mobil ini seperti mimpi yang menjadi nyata. Mobil ini terdiri dari 3 bagian mesin yaitu mesin untuk menjalankan mobil di darat dan 2 mesin untuk menjalankan mobil di air. Di dalam mobil ini juga telah disediakan oksigen untuk keperluan anda bila harus menyelam.
AirCar
AirCar
Disamping kedua terobosan di atas dimana transportasi darat mampu digunakan di air, saat ini juga telah ditemukan salah satu transportasi darat yang bisa terbang. Jadi mempunyai 2 fungsi yang pertama sebagai kendaraan di darat dan kedua sebagai kendaraan di udara. Akan enak jika di darat kena macet, Anda bisa terbang :) . Salah satu contohnya adalah AirCar yaitu mobil terbang buatan Milner Motors. Mobil itu bisa dikendarai di jalan. Ketika jalan macet saat jam sibuk, mobil tersebut dapat diubah menjadi pesawat. James Milner, sang perancang sekaligus pemilik Milner Motors, mendesain mobil itu bersama sang putra, Chris Milner. AirCar punya empat kursi, empat pintu, dan empat roda seperti halnya mobil. Tapi, di bagian moncong ada sayap pendek. Bagian belakang dilengkapi sayap “raksasa”. Dalam beberapa detik, sayap yang panjang itu bisa dilipat dan berbentuk kotak menutupi dua baling-baling di belakang. Mobil terbang dengan berat sekitar 3.000 pounds (sekitar 1.500 kg atau 1,5 ton) itu punya kemampuan jelajah 1.000 mil (sekitar 1.609 km). Sopir (atau pilot) menggunakan kemudi tradisional, seperti pada mobil.
Disamping itu ada juga pesawat yang bisa berjalan di atas air. Dengan perkembangan teknologi di dunia mesin,elektronika , mekanika dan informatika saat ini dan mendatang, maka suatu saat nanti tidak mentutup kemungkinan akan adanya satu kendaraan yang mampu hidup di 3 alam tersebut (air, darat dan udara) seperti di film – film kartun, James Bond. Ya mungkin meskipun performanya tidak sesempurna kendaraan yang hanya dikhususkan di satu dunia, namun dengan adanya kendaraan tersebut kita bisa menerjang atau melewati berbagai medan. Karena apapun pasti mempunyai kelemahan dan kelebihan. Untuk kelemahan di transportasi yang menjadi satu ini mungkin ada fitur – fitur dari transportasi yang dikhususkan di dunianya tidak terdapat disini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar